CURHAT Menebar Manfaat

Ceramah Lima Menit: Menggapai Sukses Dunia dan Akhirat



Apa Itu sukses di akhirat?

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah sukses. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. 3:185)

Jadi, sukses di akhirat adalah masuk surga. Terserah apa profesi kita hari ini, yang penting kita bisa masuk surga. Setuju?
Dan Masuk Surga bukan karena Amal

Dari Abi Hurairoh ra berkata : bersabda Rosulallah SAW : amalnya seseorang dari kamu tidak akan memasukan dia ke surga , para sahabat bertanya : apakah termasuk engkau wahai Rosulallah ? Rosulallah menjawab : ya, termasuk aku, kecuali jika Allah mencurahkan keutamaan dan rahmat-Nya kepada ku (HR : Muslim . no 2816)

Apa Itu Sukses di Dunia?

Sukses di dunia = Menikmati Kemenangan

Paradigma dunia sebagai permainan sebetulnya bukan hal yang aneh. Dunia adalah permainan jika kita yakin bahwa Alloh SWT.  memang telah mengatur apa saja yang terjadi dunia ini. Kita menjadi pemain yang segala aturan permainannya telah diatur dan ditentukan Alloh. Pemain yang baik adalah mereka yang menjalankan permainan sesuai dengan aturan yang dibuat Alloh SWT. Kreativitas dan kebebasan kita dibatasi oleh aturan permainan yang ditentukan Alloh.

Alloh berfirman:"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu"(Al-Hadiid 57:20)

Sukses di Dunia = Pertolongan Alloh.

Siapakah yang Berhak mendapat pertolongan Alloh?

Yaitu orang yang selama hidup di dunia membawa MISI USTADZ, singkatan dari :

Menolong sesama,  Iman, Shalat, Islam
Usaha, Sabar, Tawakal, Amar ma’ruf nahyi munkar, Doa, Zakat


Menolong sesama

Dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu dari Nabi Shallallahualaihi wa sallam, beliau bersabda: Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arbain An Nawawi hadits ke 36).

Iman
Pertolongan Allah akan turun, bila iman kita kuat, tahan uji, tidak tergoyahkan oleh godaan apapun. Bila diperdengarkan nama Allah, hati kita bergetar, dan bila dibacakan ayat-ayatNya iman kita bertambah. Akhlak kita benar-benar mencermikan keimanan tersebut, tidak mudah mengabaikan ajaran Allah. Barang-barang haram kita hindari. Apapun kesulitan hidup yang harus kita hadapi, kita tetap sabar, dengan ketaatan kepada Allah.
“Dan Sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa[1175]. Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. “(QS.30:47)

Shalat yang khusyu’
“ Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. “ (QS. 2:153)
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',” (QS.2:45)

Islamnya seperti pengikut setia Nabi Isa As.
"Hai orang-orang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. 47: 7)
“Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri” (QS 3:52)



Usaha
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan pada diri suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. 13: 11)
 DR. Majdi menjelaskan maknanya: Allah menuntut kaum muslimin untuk membela agama-Nya dengan cara mengalahkan dirinya sendiri. Dengan mengalahkan belenggu nafsunya, seorang muslim berhak dan layak menggapai pertolongan-Nya. Inilah bekal untuk mengalahkan musuh-musuh Islam, sehingga pantas sekiranya kelak ia diberi keteguhan kedudukan di muka bumi. Jika demikian, wahai sahabatku, marilah kita memperbaiki kualitas diri kita. karena dari sanalah pertolongan Allah itu bermula.
“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah." Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmatNya?. Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku." Kepada- Nyalah bertawakkal orang-orang yang berserah diri. “
“Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui, “ (QS.39: 38-39)

Sabar
Dan dalam riwayat lain, Rasulullah saw. bersabda,
“Jagalah Allah niscaya kamu akan mendapati-Nya di depanmu; kenalilah Allah pada saat mendapat kemudahan, niscaya Dia akan mengenalmu saat kamu mendapat kesulitan. Ketahuilah bahwa apa yang bukan jatahmu tidak akan mengenaimu dan apa yang menjadi jatahmu tidak akan salah sasaran. Ketahuilah bahwa pertolongan Allah bersama kesabaran; kelapangan ada bersama kesempitan; dan kemudahan ada bersama kesulitan.” (Al-Hakim dan Ahmad)
“Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia[236] dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. “ (QS.3:148)
[236]. Pahala dunia dapat berupa kemenangan-kemenangan, memperoleh harta rampasan, pujian-pujian dan lain-lain.

Tawakal
“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu; dan jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaknya kepada Allah saja orang-orang mumin bertawakkal.” (QS. 3:160)

Amar Ma’ruf nahyi munkar
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa, (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” (QS al-Hajj: 40-41)

Do’a  yang barengi ketaatan dan keimanan kepada Alloh
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”  (QS.2:186).
Dari Abul-‘Abbas ‘Abdullah Bin ‘Abbas –-semoga Allah meridoinya- ia mengatakan,
“Aku berada di belakang Rasulullah saw. Beliau mengatakan, ‘Nak, Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau akan dapati Dia ada di hadapanmu. Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allah; dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Dan ketahuilah bahwa jika seluruh umat berhimpun untuk memberikan manfaat (keselamatan) kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya selain apa yang sudah Allah tetapkan untukmu. Dan seandainya seluruh umat berhimpun untuk menecelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali kecelakaan yang memang sudah Allah tetapkan untukmu. Telah diangkat pena dan telah kering lembaran-lembaran.” (diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.)

“Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)."
“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. “ (QS 3:53-54)


Zakat
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda "Kalian akan diberi pertolongan dan diberi rezeki dengan sebab (menolong) kaum dhuafa di antara kalian...".
Hadis ini mengisyaratkan bahwa rezeki dan pertolongan Allah akan datang manakala kita melakukan pembelaan terhadap kepentingan kaum dhuafa. Keberpihakan yang dimaksud tentulah bukan sekadar hiasan kata dan retorika saja, melainkan keberpihakan yang diwujudkan dalam perilaku dan perbuatan.
“Obatilah orang yang sakit dengan shodaqoh, bentengilah harta kalian dengan zakat dan tolaklah bencana dengan berdoa” (HR. Baihaqi).
“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah). 56. dan Barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, Maka Sesungguhnya pengikut (agama) Allah[423] Itulah yang pasti menang. “ (QS Al Maidah 5 : 55 – 56)

Ciri-Ciri Sukses Dunia
Apakah Sukses di Dunia dengan Menikmati Kemewahan Dunia?....Jawabnya Bukan
Dari Abu Sa'id Al-Khudri ra,dia berkata,"Rasulullah saw pernah duduk diatas mimbar dan kami duduk (melingkar) disekitar beliau,lalu beliau bersabda,"Sesungguhnya diantara yang aku khawatirkan atas sepeninggalanku adalah apa yang akan dibukakan untukmu dari gemerlapan dunia dan perhiasannya" (HR Bukhari dan Muslim)
Sukses di Dunia bukan hanya bersifat Materi
“1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu  kemenangan yang nyata, 2- supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, 3- dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak). 4- Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah  tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,” (QS.48: 1-4)

Bentuk Kesuksesan di Dunia:
    1. Allah telah memberikan kemenangan yang nyata pada orang yang beriman
    2. Allah akan mengampuni dosa mereka yang telah lalu dan yang akan datang
    3.  Allah akan menambahkan berbagai kenikmatan bagi mereka diatas kenikmatan yang sudah ada
    4. Allah akan menunjuki mereka jalan yang lurus , yang penuh dengan rahmat dan berkahNya
    5. Allah akan menolong mereka dengan pertolongan yang dahsyat ari sisiNya
    6. Allah akan menurunkan ketenangan kedalam hati mereka
    7. Allah akan meneguhkan iman dan keyakinan mereka
   8.  Allah yang memiliki tentara langit dan bumi, maha mengetahui dan maha bijaksana terhadap hamba hambaNya.

Sukses itu ketika bisa membuat orang lain sukses

“1. Apabila telah datang pertolongan dari Allah dan kemenangan.
2. Dan kamu melihat manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong – bondong.
3. Maka bertasbilah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampun kepadaNya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat.” (QS.110:1-3)

Tag : Catatan
0 Komentar untuk "Ceramah Lima Menit: Menggapai Sukses Dunia dan Akhirat"
Back To Top