CURHAT Menebar Manfaat

Ceramah Lima Menit: Bahagia Dulu baru Sukses



Bapak/Ibu yang dirahmati Alloh SWT., menurut Pak Arvan Pradiansyah (beliau adalah seorang happiness inspirator), "ada satu mitos yang salah tentang kebahagiaan yaitu kebahagiaan dianggap sebagai akibat, bukan sebab. Kebahagiaan didapat setelah kesuksesan diraih. Jadi, sukses dulu baru bahagia."

Banyak orang beranggapan bahwa sukses datang lebih dulu. Kalau kita sukses sudah pasti kita akan bahagia. Jadi bahagia itu tak perlu dipelajari karena akan terjadi dengan sendirinya. Namun penelitian terbaru membuktikan bahwa anggapan itu SALAH.

Happiness lah yang datang lebih dulu. Kebahagiaanlah yang akan menimbulkan kesuksesan BUKAN SEBALIKNYA Karena itu mempelajari ilmu Kebahagiaan amatlah penting untuk mempercepat kesuksesan kita.

Menurut Shawn Achor dalam buku The Happiness Advantage membuktikan penelitiannya bahwa kebahagiaan harus datang lebih dahulu dan itu menjadi syarat untuk sukses. Ketika kita bahagia, otak menjadi terbuka, kreativitas muncul dan karya terbaik pun lahir. Kebahagiaan menjadi sebab, dasar dan pondasi untuk menuju sukses.

Ibu/bapak yang dirahmati Alloh, kemudian saya mencari apa sesungguhnya kebahagiaan itu dan di banyak referensi saya mendapatkan bahwa kebahagiaan selalu dikaitkan dengan ketenangan hati......ada yang bilang  kebahagiaan itu adalah kesenangan plus ketenangan....ada juga yang bilang ketenangan hati itulah kebahagiaan.....

5 Fakta Bahagia dulu baru sukses;

1.  Subhanalloh, seorang muslim seharusnya mengetahui duluan tentang hal ini.... bukankah Alloh telah menceritakan kesuksesan Nabi Muhammad Saw. membebaskan kota Mekah pada tahun 8 H  didahului oleh peristiwa Baiat Ridwan di tahun 6 H. Peristiwa baiat Ridwan adalah yang menjadi sebab Alloh Swt. menurunkan ketenagan (sakinah) kepada parabsahabat Rosul sehingga akhirnya sukses membebaskan kota Mekah tanpa pertumapahan darah. Hal ini ada dalam QS.48:18 sbb:

"Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)."


2. Kalau ibu/bapak lewat tol, disana PT. jasa marga memasang spanduk yang berbunyi, "Mengemudilah dengan tenang. Ketenangan adalah pangkal keselamatan".  Artinya kebahagiaan/ ketenangan ketika berkendaraan adalah kunci sukses/ keselamatan bapak/ ibu sampai ke tujuan.


3. Ketika kita menghadiri pernikahan, maka doa yang seringkali terdengar adalah, "semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah wa rahmah".  Jadi ketenangan/kebahagiaan menjadi salah satu faktor penentu suksesnya rumah tangga.

Psikolog Christine Wibhowo mengatakan agar orang tua harus selalu happy saat berada dengan anaknya. Menurut Christine, karena anak dapat merasakan dengan mudah apa yang dirasakan kedua orang tuanya. Ia mencontohkan, ketika sang ayah sangat mencintai ibunya serta sebaliknya, maka anak juga akan merasakan hal yang sama.
Menurut ahli psikologi anak ini, jika orang tuanya bahagia, hal tersebut akan ditransfer kepada sang anak yang juga akan ikut merasa bahagia. Apabila si anak sudah merasa bahagia, maka dirinya seperti sebuah lahan subur yang siap ditanami apa saja. Itu berarti sang anak siap untuk mendapatkan materi-materi positif dari orangtuanya.

Bisa dibayangkan ibu/bapak, ketika seorang anak dididik oleh orang tua yang tidak bahagia.

4. Kesuksesan Ramadhan diawali dengan menyambutnya perasaan bahagia ketika tiba. Mengekspresikan sikap yang senang dan bahagia, baik secara lahir dan bathin, sebagaimana kegembiraan Rasulullah daan sahabat-sahabatnya dalam menyambut datangnya Ramadhan. sabda  Rasul: Barangsiapa yang berbahagia dengan datangnya Ramadhan, Allah mengharamkan jasadnya terhadap api nereka. (HR. Ahmad).  

ibu/ bapak yang dirahmati Alloh, ketika kebahagiaan hadir di hati seorang mukmin ketika datangnya Ramadhan.....maka...ia akan mempersembahkan amal terbaiknya (ahsanu amala) ketika melaksanakan shaum dan ibadah lainnya.... dan pada akhirnya menjadi orang yang sukses shaumnya....

Bapak/ ibu mengapa Ramadhan disebut sebagai bulan kemenangan atau kesuksesan? dan apa bentuk kemenangan/kesuksesan shaum bagi kita sekarang?
.......di zaman Rasululloh saw. kemenangan berbagai peperangan terjadi di bulan ramadhan..... dan kemenangan sesungguhnya bagi kita dalam ramadhan ini adalah: mendapat ampunan Alloh SWT karena ampunan Alloh adalah salah satu bentuk kemenangan.... bukankah Alloh telah berfirman dalam surat Al-Fath :
Surah Al-Fath:1-2:
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,
supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang ......"

kemudian seorang orang mukmin yang gagal dalam shaumnya...ketika berakhirnya Ramadhan dia be'lum mendapat ampunan Alloh SWT.
....salah satu doa malaikat Jibril yang diaminkan Rasululloh..yaitu,"Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan (hidup) pada bulan Ramadhan tapi tidak terampuni dosa-dosanya. ..Lalu aku mengucapkan amin. (Riwayat Ahmad) .


5. Dr. Shigeo mengatakan, kalau seseorang berpikir positif, senang, dan bahagia, maka otak akan mengeluarkan hormon Beta-Endorphin. Menariknya, menurut penelitian Dr. Shigeo hormon kebahagiaan ini memperkuat daya tahan tubuh, menjaga sel otak tetap muda, melawan penuaan, menurunkan agresivitas dalam hubungan antar manusia, meningkatkan semangat, daya tahan, dan kreativitas.

 Karena itu, orang-orang yang selalu dipenuhi dengan rasa ikhlas, ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan dalam hidupnya, maka secara tidak langsung ia telah membuat dirinya selalu muda, karena pikiran dan perasaan positif menghasilkan hormon kebahagiaan yang memperkuat daya tahan tubuh. Itulah jawaban mengapa banyak orang bisa hidup hingga usia lanjut, dan masih sehat.

 Sebaliknya, jika seseorang merasa tertekan, marah, sedih, cemas, takut, maka ia akan mengeluarkan hormon Nor-Adrenalin. Hormon ini merupakan racun yang merusak berbagai jaringan dalam tubuh manusia. Semakin banyak manusia memproduksi hormon negatif ini, maka kerusakan dalam tubuh manusia juga semakin cepat. Hal ini juga menjadi jawaban, mengapa banyak orang pada usia muda, terkena banyak penyakit, sudah renta, dan terkena banyak penyakit. Tekanan hidup mengakibatkan seseorang mengalami kesedihan, kecemasan, dan ketakutan yang ternyata banyak merusak sel-sel dalam tubuh manusia.

akhirnya saya mengajak kepada diri sendiri untuk selalu menghadirkan kebahagiaan pada diri kita apapun profesi dan aktivitas kita untuk menggapai sukses.

mari kita tetap bahagia.. meski harga cabe/bawang di pasar lagi melambung naik
mari kita tetap bahagia... meski dalam perbedaan pendapat ketika berdisuksi/ rapat
mari kita tetap bahagia... meski kadang keadaan/orang lain tidak seperti yang kita inginkan...

ada ungkapan dalam bahasa inggris yang bisa kita ingat...."Dont worry be Happy"...

Wallohu 'alam.

Tag : Catatan
0 Komentar untuk "Ceramah Lima Menit: Bahagia Dulu baru Sukses"
Back To Top