Rabu, 28 September 2011

TITIK PEMIJATAN SAKIT GIGI DAN FAKTOR KEBERHASILANNYA

Alhamdulillah aku bersyukur kepadaNya, karena Dia selalu mencurahkan ilmu untukku. Kini saatnya aku berbagi dengan Anda para pengunjung blog Curhat Titik-Titik. Sehubungan dengan banyaknya yang memberi perhatian pada artikelku mengenai Titik-Titik Pemijatan untuk menyembuhkan Sakit Gigi maka aku ingin membahas mengenai faktor apa saja yang membuat pemijatan itu berhasil, tetapi sebelumnya aku ingin membahas dulu mengenai indikator keberhasilannya.Indikator keberhasilan/ ciri-ciri yang terasa adalah kalo kita setelah dipijat (kira-kira setengah sampai satu jam kemudian) itu :
1. Sakit gigi yang “cenat-cenut” itu berangsur-angsur hilang,
2. Gigi rahang atas dan bawah bisa dipertemukan tanpa sakit atau gigi bisa digunakan untuk menggigit   tanpa takut sakit.
3. Rasa sakit “cenat-cenut” dan kemampuan mengigit bertambah baik dan rasa sakit tidak kembali lagi.

Jadi kalo kita sudah merasa ketiganya itu cirinya pijatan kita itu berhasil, dan isnya Alloh akan menuju ke kesembuhan. Tetapi jika tidak maka pijatan kita belum berhasil dan rasa sakit akan muncul lagi.Sekarang faktor apa yang membuat pijatan berhasil?. Faktor-faktor keberhasilannya ditentukan oleh:

1. Ketepatan titik-titk yang dipijat
Jangan ragu-ragu mengenai titik mana yang harus dipijat, tetapi coba lakukan di dua titik ini, yaitu TA YIN dan CIA CE  (lihat gambar)  dan rasakan hasilnya.
Untuk sakit gusi/ gigi bagian bawah: Titik TA YIN dan CIA CE
Untuk sakit gusi/gigi bagian atas : Titik CIA CE, SE PAI dan lain-lain.
Se Pai : selebar ibu jari di bawah tulang menonjol yang ada di bawahpada mata.

Mungkin saja kita menganggap tidak relevan seandainya misalkan yang sakit/bengkak itu gusi bawah di sisi dalam tetapi yang kita pijat adalah sisi luar (yaitu titik Ta Yin : di akar gigi geraham kedua, tepatnya bila mulut digembungkan ada cekungan) tetapi coba yakinkan dan lakukan pemijatan dengan benar di titik itu. Atau kita merasa enggak tepat memijat titik Cia Ce (bila menggigit keras tampak ada benjolan otot ) ketika yang sakit itu gusi yang bawah, tetapi yakinkan dan lakukan pemijatan dengan benar di titik itu, begitu selanjutnya untuk titik yang lain.

2. Kekuatan pemijatan
Kemudian faktor yang terpenting adalah kekuatan pijatan. Lakukan pijatan sekuat-kuatnya jika bisa sampai keluar air mata saking menahan sakit. Karenanya kalo dipijat sendiri itu kadang kita mudah menyerah sedikit saja sakit, pemijatan sudah distop. Makanya minta bantuan orang lain atau pijat sendiri dengan kuat sampai keluar air mata. Memang pasti terasa sakit sekali, tapi itu tidak akan lama.... dibandingkan harus merasa sakit "cenat-cenut" yang terus-terusan.

Itulah kedua faktor penentu keberhasilan pemijatan. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Amiin.


Info Bisnis :

1 komentar:

Sherlock Holmes mengatakan...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
:)